meta content='1 day' name='revisit-after'/>
Tampilkan postingan dengan label Pelumasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelumasan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 September 2011

Penghargaan Terhadap Top 1 Oli Sintetik Mobil-Motor Indonesia

Top 1 Oli Sintetik Mobil-Motor IndonesiaTop 1 Oli Sintetik Mobil-Motor Indonesia pernah meraih beberapa penghargaan sebagai bukti dari kepercayaan konsumen dan kualitas dari oli Top 1 itu sendiri.

Penghargaan tersebut diantaranya:

  1. Penghargaan dari FIM (Federation International de Motocyclisme).
  2. SUPERBRANDS (2004 - 2010).
  3. TOP BRAND (2008 - 2011).
  4. INDONESIA BEST BRAND AWARD (2003 - 2010)
  5. INDONESIA CUSTOMER SATISFACTION AWARD (2001 - 2010)
  6. INDONESIA CUSTOMER LOYALTY AWARD (2005 - 2006)

Artikel Terkait:
Top 1 Oli Sintetik Mobil-Motor Indonesia

Sabtu, 02 April 2011

Pahami Pelumasan Mesin Skutik

Pahami Pelumasan Mesin Skutik
Mendengar kata pelumasan di mesin skutik, jangan hanya terpaku pada oli mesin saja lo. Soalnya ada beberapa bagian lain yang juga butuh pelumasan serta penggantian pelumasnya secara berkala.

Yuk kita telaah bagian demi bagian itu. Karena jika sampai lolos dari perhatian, tandanya sobat enggak sayang sama motornya dong. Hehehe..!

Kalau untuk mesin, rata-rata penggantian periodik dilakukan minimal setiap 2.000 – 2.500 km. Tapi ingat, oli yang digunakan jangan asal lo. Pilih yang sesuai spesifikasi. Untuk skutik, sebaiknya gunakan yang berspek JASO MB. Karena oli ini cenderung lebih licin dan khusus dibuat untuk mesin kopling kering.


Maklum, pada skutik mesin cenderung bermain di putaran tinggi. Sehingga butuh pelumas yang lebih licin dan encer biar sirkulasi olinya cepat merambat ke semua komponen bergerak di silinder dan kepala silinder.

Makanya lazimnya oli matik punya tingkat kekentalan atau SAE (Society of Automotive Engineers) lebih encer dari oli motor berkopling basah kayak bebek dan sport.

Bagian berikutnya yang juga kudu diperhatikan adalah oli girboks atau gigi reduksi. Di skutik Honda, oli ini disarankan diganti setiap 8.000 km berbarengan dengan servis bagian CVT. Rata-rata hampir sama pula dengan skutik merek lain. Tapi di matiknya Suzuki, sarannya setiap 5.000 km. Lalu khusus Yamaha Xeon, setiap 9.000 km.

Lantas oli apa yang harus digunakan? Menurut beberapa mekanik, untuk girboks gak masalah pakai oli mesin.

Makin kental makin bagus. Tapi takarannya sedikit saja, sekitar 100 – 150 cc tergantung motornya.

Namun kalau dari pabrikan sih rekomendasinya pakai oli khusus untuk gigi reduksi. Masing-masing pabrikan sudah mengeluarkan oli khususnya kayak Yamalube Gear Oil (Yamaha), SGO (Suzuki), AHM Oil Transmission Gear (Honda).

Lalu bagian mana lagi yang butuh pelumasan? Beberapa komponen bergerak pada sistem CVT wajib dilumasi menggunakan grease khusus secara berkala. Sekalian membersihkan ruang CVT dari kotoran dan debu. Untuk produk Yamaha umumnya setiap 10.000 km.

Untuk produk Honda, setiap 8.000 km. Nah, bagian yang dilumasi antara lain primary sliding sheave berikut spacer-nya, secondary sliding sheave serta secondary­ fixed sheave dan sebagainya.

Referensi: motorplus.otomotif.net

Kirim SMS Gratis...